Lihat Katalog Lengkap Solusi Digital dari CTI Group

Banyak Bisnis Masih Keliru, Cek 6 Perbedaan Agentic AI vs AI Agents

Author:

Artificial Intelligence (AI) terus berkembang dari sekadar chatbot yang menjawab pertanyaan menjadi sistem yang mampu mengambil keputusan dan menyelesaikan tugas secara mandiri. Di tengah perkembangan tersebut, muncul dua istilah yang sering digunakan secara bergantian AI agents dan agentic AI. 

Meski terdengar mirip, keduanya bukanlah hal yang sama. Memahami perbedaan AI agents dan agentic AI penting bagi siapa saja yang ingin memanfaatkan AI secara lebih efektif, baik untuk pekerjaan sehari-hari, bisnis, maupun transformasi digital jangka panjang. 

 

Apa Itu AI Agents?

AI agents adalah sistem berbasis AI yang dirancang untuk menjalankan tugas tertentu secara otomatis berdasarkan tujuan atau instruksi yang diberikan pengguna. Berbeda dengan chatbot tradisional yang hanya merespons perintah, AI agents dapat mengambil tindakan menggunakan berbagai tools, aplikasi, atau sumber data yang terhubung dengannya.

Sebagai contoh, seorang AI agent dapat membantu menjadwalkan rapat, mencari informasi dari berbagai sumber, membuat ringkasan dokumen, hingga mengirim email tanpa perlu instruksi berulang dari pengguna.

Karakteristik utama AI agents di antaranya:

  • Berorientasi pada tugas tertentu
  • Menggunakan tools atau aplikasi eksternal
  • Bekerja berdasarkan tujuan yang telah ditentukan
  • Memerlukan batasan dan arahan yang jelas

Dengan kata lain, AI agents berfungsi sebagai “pelaksana” yang membantu menyelesaikan pekerjaan secara otomatis.

Apa Itu Agentic AI?

Jika AI agents fokus pada pelaksanaan tugas, agentic AI berada satu tingkat lebih tinggi. Agentic AI adalah pendekatan AI yang memungkinkan sistem merencanakan, bernalar, mengambil keputusan, dan menentukan langkah terbaik untuk mencapai tujuan tertentu secara lebih mandiri. Agentic AI mampu mengevaluasi situasi, memecahkan masalah menjadi beberapa langkah, lalu memilih tindakan yang dianggap paling efektif.

Bayangkan Anda meminta AI untuk meningkatkan kepuasan pelanggan. AI agents mungkin akan menjalankan tugas seperti menjawab tiket atau mengirim survei. Sementara itu, agentic AI dapat menganalisis penyebab keluhan, menyusun strategi perbaikan, menentukan prioritas tindakan, hingga mengoordinasikan beberapa AI agents untuk menjalankan rencana tersebut.

Karakteristik agentic AI meliputi:

  • Memiliki kemampuan reasoning
  • Mampu membuat rencana secara mandiri
  • Dapat beradaptasi terhadap perubahan kondisi
  • Mengelola berbagai proses dan agen sekaligus
  • Berorientasi pada pencapaian tujuan yang lebih kompleks

6 Perbedaan Utama Agentic AI vs AI Agents

6 Perbedaan Utama Agentic AI vs AI AgentsSecara sederhana, AI agents adalah “pelaksana tugas”, sedangkan agentic AI adalah “pengambil keputusan” yang menentukan bagaimana tujuan dapat dicapai.

Simak uraian perbedaan keduanya di bawah ini: 

1. Cara Kerja

AI agents berfokus pada menjalankan instruksi atau tugas yang telah ditentukan pengguna. Sistem bekerja berdasarkan aturan, alur, atau perintah yang sudah diberikan sebelumnya. Sebaliknya, agentic AI berorientasi pada pencapaian tujuan (goals). Sistem tidak hanya menjalankan perintah, tetapi juga dapat menentukan langkah-langkah yang diperlukan untuk mencapai hasil yang diinginkan secara lebih mandiri.

2. Otonomi

Tingkat otonomi AI agents relatif terbatas karena tindakan yang dilakukan biasanya mengikuti parameter dan aturan yang telah ditetapkan. Agentic AI memiliki tingkat otonomi yang lebih tinggi karena mampu mengambil keputusan, menentukan prioritas, dan memilih tindakan yang dianggap paling efektif untuk mencapai tujuan tertentu tanpa harus selalu menerima instruksi rinci dari pengguna.

3. Memory & Learning

Sebagian besar AI agents bekerja berdasarkan konteks yang tersedia saat itu dan tidak selalu mempertahankan informasi dalam jangka panjang. Agentic AI dirancang untuk memanfaatkan memori dan pembelajaran yang lebih baik, sehingga dapat mempertahankan konteks, memanfaatkan pengalaman sebelumnya, dan meningkatkan kualitas keputusan berdasarkan interaksi yang telah terjadi.

4. Adaptabilitas

AI agents umumnya mengikuti aturan atau workflow yang telah ditentukan, sehingga ruang adaptasinya lebih terbatas. Sementara itu, agentic AI dapat menyesuaikan strategi secara dinamis ketika menghadapi perubahan kondisi, informasi baru, atau hambatan yang muncul selama proses penyelesaian tugas.

5. Kolaborasi

AI agents biasanya bekerja secara individual untuk menyelesaikan tugas tertentu. Sebaliknya, agentic AI dapat mengoordinasikan beberapa agen atau sistem sekaligus, membagi tugas, mengelola alur kerja, serta menggabungkan hasil dari berbagai sumber untuk mencapai tujuan yang lebih kompleks.

6. Kecocokan Penggunaan

AI agents lebih cocok digunakan untuk tugas yang berulang, terstruktur, dan memiliki alur kerja yang jelas, seperti otomatisasi layanan pelanggan atau pemrosesan data sederhana. Agentic AI lebih sesuai untuk workflow yang kompleks dan membutuhkan pengambilan keputusan berkelanjutan, seperti riset otomatis, perencanaan proyek, optimasi proses bisnis, atau orkestrasi berbagai sistem AI dalam satu tujuan besar.

 

AI Agents vs Agentic AI, Mana yang Tepat untuk Bisnis Anda?

AI agents cocok digunakan ketika kebutuhan bisnis berfokus pada otomatisasi tugas yang jelas dan berulang, misalnya menjawab pertanyaan pelanggan, membuat ringkasan rapat, mengelola jadwal dan kalender, mengotomatisasi alur kerja administratif, dan mengumpulkan data dari berbagai sistem. Dalam situasi seperti ini, bisnis biasanya membutuhkan efisiensi operasional tanpa harus menerapkan sistem AI yang terlalu kompleks.

Agentic AI lebih relevan ketika tujuan yang ingin dicapai melibatkan pengambilan keputusan, perencanaan, atau koordinasi berbagai proses sekaligus, seperti pengelolaan operasi bisnis yang kompleks, analisis risiko dan rekomendasi solusi, orkestrasi berbagai AI agents dalam satu workflow, dan juga sistem pendukung keputusan berbasis AI. Agentic AI memiliki tingkat otonomi yang lebih tinggi. Maka dari itu, agentic AI umumnya digunakan untuk kasus yang membutuhkan adaptasi dan pemikiran strategis.

Baca Juga: Kesiapan AI: Fondasi Kritis yang Menentukan Kesuksesan Inovasi Enterprise 

Jangan Salah Pilih, Ini Cara Menentukan Solusi AI yang Sesuai Kebutuhan

Sebelum memilih antara AI agents atau agentic AI, pertimbangkan empat hal berikut:

1. Tujuan utama yang ingin dicapai. Jika fokusnya adalah otomatisasi tugas, AI agents biasanya sudah memadai.

2. Tingkat kompleksitas proses. Semakin banyak keputusan dan variabel yang terlibat, semakin besar kebutuhan terhadap agentic AI.

3. Kesiapan data dan sistem yang dimiliki. Solusi yang lebih otonom memerlukan integrasi dan tata kelola yang lebih matang.

4. Aspek keamanan, transparansi, dan pengawasan agar penggunaan AI tetap sesuai dengan kebutuhan bisnis.

 

Frequently Asked Questions (FAQs)

1. Bisakah AI Agents Bekerja Tanpa Agentic AI?

Ya. AI agents dapat beroperasi secara mandiri untuk menjalankan tugas tertentu tanpa memerlukan kemampuan agentic AI. Namun, kemampuan mereka biasanya terbatas pada workflow yang sudah ditentukan.

2. Apa Perbedaan Agentic AI dan AI Agents?

Perbedaan utama terletak pada tingkat otonomi dan kemampuan pengambilan keputusan. AI agents berfokus pada pelaksanaan tugas, sedangkan agentic AI mampu merencanakan, bernalar, dan menentukan langkah terbaik untuk mencapai tujuan tertentu.

3. Bagaimana Cara Mengetahui Suatu Workflow Lebih Cocok Menggunakan AI Agents atau Agentic AI?

Jika workflow memiliki aturan yang jelas dan berulang, AI agents dapat menjadi pilihan yang lebih tepat. Sebaliknya, jika proses membutuhkan analisis, adaptasi, dan pengambilan keputusan yang kompleks, agentic AI memberikan hasil yang lebih optimal.

 

Wujudkan Transformasi AI yang Lebih Cerdas Bersama CTI Group

Memahami perbedaan antara AI agents dan agentic AI hanyalah langkah awal. Tantangan sebenarnya adalah menentukan pendekatan yang paling tepat untuk menjawab kebutuhan bisnis, meningkatkan efisiensi, dan menciptakan output yang berkelanjutan.

CTI Group membantu Anda merancang strategi intelligent automation yang sesuai dengan tujuan bisnis, mulai dari identifikasi use case yang relevan, implementasi solusi AI, hingga optimalisasi untuk memaksimalkan hasil bisnis.

Percepat transformasi AI Anda bersama CTI Group dan wujudkan inovasi yang lebih cerdasterukur, dan berdampak nyata. 

 

Penulis: Angela Merici Retna Perwitasari 

Content Writer CTI Group 

Share On :

Thanks for filling out our form!

Please fill out the form below to be able to download our latest Digital Solution Guide